Langsung ke konten utama

Si Ungu yang Banyak Manfaat






Suka makan terong gak?..Nyam..nyam..kalau dimasak balado terong, atau digoreng dan dicolek ke sambel terasi..hhmm...Aku lumayan sering masak terong karena terong temasuk sayur kesukaan suamiku.Tapi tahu gak kalau si ungu ini punya banyak manfaat untuk kesehatan ?..
Antara lain terong ungu berkhasiat menghentikan perdarahan (seperti BAB berdarah), menurunkan kadar kolesterol, menurunkan panas, mengobati sakit kulit, mencegah sakit jantung koroner dan kanker.
Lengkapnya yuukk..baca catatan di bawah ini..semoga bermanfaat :)





Terong atau terung (Solanum melongena) ialah tumbuhan yang tergolong dalam keluarga Solanaceae dan genus Solanum. Ia merupakan tumbuhan asli India dan Sri Lanka, dan berhubungan erat dengan tomat dan kentang. Buahnya biasa digunakan sebagai sayur untuk masakan. Nama botaninya Solanum melongena.

Buah ini mengandung banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu boleh dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Ini tidaklah mengherankan karena terong adalah saudara dekat tembakau. Ukuran buah terung berbeda-beda antara kecil hingga besar, tergantung budidayanya. Buah terong mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih.

Manfaat Terong untuk Kesehatan




Menghambat kerusakan pembuluh darah
Manfaat terong ini dapat kita peroleh karena buah terong memiliki kemampuan untuk menekan dan mengatasi arterosklerosis atau bisa juga disebut sebagai buah penetral kerusakan pembuluh arteri.
Dengan adanya kemampuan ini, buah terong dapat mengurangi lemak dan mengatasi gangguan transportasi darah pada pembuluh arteri.


Mengatasi epilepsi
Terong memiliki kandungan skopolamin, striknin, skoparon, dan skopoletin sehingga dapat membantu mengatasi penyakit epilepsi beserta gejalanya yang meliputi gugup/sawanan, hingga kekejangan saraf.

Mengobati sakit pinggang
Manfaat terong ini telah banyak dibuktikan oleh masyarakat Korea. Mereka mengeringkan buah terong dan mengonsumsinya untuk mengatasi sakit pinggang yang meliputi pinggang kaku, nyeri, encok, dll.

Mengatasi Kanker
Buah terong merupakan buah yang sangat bagus untuk membantu mengurangi serangan kanker. Buah ini mengandung tripsin (protease)inhibitor yang dapat melawan zat pemicu kanker. Jus terong yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu mengatasi kerusakan yang terjadi pada sel yang mengalami penyimpangan kromosom/terkena kanker.

Bagi kaum hawa, terong punya manfaat tersendiri. Sayuran ini mengandung asam folat yang sangat dibutuhkan oleh wanita hamil dan janin yang dikandungnya. Asam folat berperan dalam mencegah kerusakan otak bayi di dalam kandungan. Air rebusan akar terong juga dipercaya sebagai tonik bagi wanita setelah proses persalinan.

Terong juga bisa diandalkan untuk urusan kecantikan. Wanita Eropa sering memanfaatkan terong untuk memutihkan dan menghaluskan kulit, serta menghilangkan jerawat. Caranya, terong dihaluskan bersama yogurt tawar, lalu diusapkan ke seluruh wajah dan leher. Diamkan selama 20-30 menit, lalu bilas wajah hingga bersih.

Jangan buang kulit terong karena kulit terong mengandung nasunin, flavonoid yang berperan sebagai antioksidan kuat pengikat radikal bebas. Menurut penelitian di University of California, Amerika Serikat, nasunin terbukti dapat melindungi membran sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

Banyak mitos mengatakan kalau terong membuat badan menjadi loyo. Mitos ini harus dikikis habis, fakta justru sebaliknya. Terong justru mendongkrak gairah seksual pria karena efek afrodisiaknya. Penelitian ilmiah punya fakta lain, terong dapat mencegah kanker, kaya serat, mengandung vitamin (A, B & C) dan mineral penting lainnya.

Oya ada catatan penting tentang terong ini :
Terong mengandung sejumlah oksalat, karena itu penderita batu ginjal akibat endapan oksalat jangan mengonsumsi terong.
Hindari mengonsumsi terong yang rasanya pahit karena racun yang ada akan mengiritasi membran mukosa (selaput lendir). Racun ini bisa menyebabkan diare, mual, dan muntah. Sebaiknya terong dimasak sebelum dimakan karena kandungan racunnya sensitif terhadap panas.


( Sumber Health Article )




Komentar

  1. terima kasih infonya.... tadinya sempat ragu karna ada mitos bahwa terong bisa menyebabkan keguguran.......ternyata sebaliknya..... mungkin perlu dipertegas bahwa yang dpat menyebabkan keguguran adalah akar pohon terongya......

    BalasHapus

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang mengandung SARA, pornoaksi, judi dan provokasi.
Terimakasih sudah berkomentar dengan baik :)

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Air Kelapa Ijo

Aku pernah dengar dari beberapa teman tentang manfaat air kelapa hijau atau kalau dalam bahasa jawa sering disebut degan ijo. Kalau alergi atau keracunan minum degan ijo aja pasti sembuh. Tapi aku masih belum pernah mencobanya. Lalu saat anakku kulitnya merah-merah entah karena apa aku juga gak ngerti, tapi kata orang gabaken..hhmm..bhs indonesia gabaken apa yaa..?..hehe.. Ternyata bener setelah anakku minum air kelapa hijau merah-merah di kulitnya hilang lhoo...
Saat nenekku dirawat di rumah sakit dokter juga menyarankan nenekku untuk minum air kelapa hijau.
Hhmm..jadi ingin tahu tentang "air ajaib" ini.. :)


Pohon kelapa dan buahnya mempunyai sejarah panjang di Indonesia, bahkan merupakan lambang atau pengenal kepulauan Indonesia.
Bahkan dalam mitologi Hindu dan menurut Kitab Suci Weda, kelapa merupakan "pohon surgawi." Konon, Dewa Wisnu, membawa pohon kelapa sebagai sumber kesehatan, ketenangan, panjang usia, dan kedamaian.

Kelapa hijau merupakan salah satu je…

Manfaat Buncis Untuk Kesehatan Tubuh

Suka sayur buncis? Sayur yang enak banget kalau ditumis dengan tahu ataupun dimasak sop ini ternyata mengandung zat yang banyak diperlukan untuk kesehatan tubuh, antara lain adalah Vitamin A, Vitamin B1, B2, B3, B6, B11, Vitamin C, Lemak, Protein, Kadar abu, Mangan, Molibdenum, Magnesium, Potasium, Zat besi, Fosfor, Kalsium, Tembaga, Karbohidrat, Serat kasar, dll.

Manfaat Sayur Kangkung

Tahu dong sayur kangkung ? Sayur murah meriah dan enaak banget kalau di tumis ini ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan lho..
Kangkung sebenarnya berasal dari wilayah India yang kemudian menyebar ke wilayah Asia, Australia dan Afrika. Penanaman kangkung dilakukan pada tempat yang basah seperti pada rawa atau permukaan lumpur. Kangkung sendiri merupakan tanaman yang dapat dengan cepat tumbuh sekitar 6 minggu penanaman, hasilnya sudah dapat dipanen.
Kandungan zat gizi kangkung tidak kalah dengan sayuran lainnya, seperti pada manfaat daun singkong atau pun manfaat daun pepaya. Sejumlah zat penting seperti vitamin A, C dan B kompleks, kalsium, fosfor dan zat besi terkandung dalam kangkung.