Langsung ke konten utama

Manfaat Sawi Hijau untuk Kesehatan


Sawi hijau adalah salah satu sayur yang sering ditemui dalam masakan. Antara lain mie ayam, nasi goreng dan cap cay. Aku juga sering menggunakan sawi hijau dalam masakanku. terutama saat memasak sayur bobor dan mie goreng. 
Ternyata sayur sawi berdaun panjang dan berwarna hijau tua ini punya banyak manfaatnya untuk kesehatan.
Di bawah ini adalah beberapa manfaat dari sawi hijau untuk kesehatan :

1) Sawi, seperti bayam, adalah gudang fitonutrien,yang memiliki khasiat bagi kesehatan dan pencegahan penyakit.

2)  Sawi sangat rendah kalori (26 kkal per 100 g daun mentah) dan lemak, namun kaya serat, dianjurkan dalam program pengendalian kolesterol dan pengurangan berat badan.

3) Daunnya yang berwarna hijau gelap mengandung jumlah serat yang sangat baik, yang membantu mengendalikan kolesterol dan juga membantu melindungi terhadap wasir, sembelit serta penyakit kanker usus besar.

4) Sawi segar merupakan sumber dari beberapa anti-oksidan penting dan mineral seperti vitamin C, vitamin A, vitamin E, karoten serta beberapa mineral penting lainnya seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng, selenium, dan mangan.

5) Sayuran hijau menjadi salah satu jenis sayuran di antara sayuran berdaun lainnya, yang menyediakan vitamin K. 100 g daun segar mengandung sekitar 497 mcg atau sekitar 500% dari kebutuhan harian vitamin K 1 (phylloquinone). Vitamin K memiliki peran potensial dalam membangun fungsi massa tulang dengan mengembangkan aktivitas osteotrofik pada tulang. Hal ini juga bermanfaat pada pasien penyakit Alzheimer dengan membatasi kerusakan saraf di otak.

6) Daun segar juga merupakan sumber yang sangat baik dari asam folat. 100 g menyediakan sekitar 187 mcg (sekitar 47% dari RDA) asam folat. Vitamin yang larut dalam air memiliki peran penting dalam sintesis DNA dan ketika diberikan sebelum dan awal kehamilan membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi.

7) Sawi hijau merupakan sumber yang kaya anti-oksidan flavonoid, indoles, sulforaphane, karoten, lutein dan zeaxanthin. Indoles, terutama di-indolyl-metana (DIM) dan sulforaphane memiliki manfaat nyata dalam melawan prostat, kanker usus, kanker payudara, dan kanker ovarium berdasarkan penghambatan pertumbuhan sel kanker, efek sitotoksik pada sel kanker.

8) Daun sawi segar adalah sumber vitamin C-. Menyediakan 70 mcg atau sekitar 117% dari AKG per 100 g. Vitamin-C (asam askorbat) adalah anti-oksidan alami yang kuat, yang menawarkan perlindungan terhadap cedera radikal bebas dan flu seperti infeksi virus.

9) Daun sayuran juga merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin-A (menyediakan 10500 IU atau 350% dari AKG per 100 g). Vitamin A adalah nutrisi penting untuk menjaga kesehatan selaput lendir dan kulit, dan juga penting untuk penglihatan. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan flavonoid membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

10) Konsumsi rutin sawi hijau dalam makanan dikenal untuk mencegah arthritis, osteoporosis, anemia defisiensi zat besi dan diyakini melindungi dari penyakit jantung, asma dan kanker kolon dan kanker prostat.

Catatan  :
Sawi Kurang Baik bagi Penderita Ginjal
Sawi merupakan salah satu bahan pangan yang banyak mengandung oksalat. Kandungan oksalat yang terlalu tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan kristalisasi yang menjurus pada terbentuknya batu. Karena itu, mereka yang mempunyai gangguan terhadap ginjal sebaiknya menghindari konsumsi sawi yang berlebihan.
Kandungan oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi pada sawi juga akan mendorong terbentuknya oksalat di dalam tubuh.
Sawi juga mengandung goitrogen, yaitu senyawa yang dapat menghambat fungsi kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroksin dari bahan baku mineral iodium. Terhambatnya fungsi kelenjar tiroid akan menyebabkan terjadinya goiter (gondok).
Meskipun belum memiliki data ilmiah secara pasti, proses pemasakan pada sawi dapat menginaktivasi komponen goitrogen. Karena itu, tidak perlu khawatir mengonsumsi sawi, sepanjang bahan tersebut telah dimasak hingga matang.
*sumber: info-info kesehatan.blogspot.com

Komentar

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang mengandung SARA, pornoaksi, judi dan provokasi.
Terimakasih sudah berkomentar dengan baik :)

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Air Kelapa Ijo

Aku pernah dengar dari beberapa teman tentang manfaat air kelapa hijau atau kalau dalam bahasa jawa sering disebut degan ijo. Kalau alergi atau keracunan minum degan ijo aja pasti sembuh. Tapi aku masih belum pernah mencobanya. Lalu saat anakku kulitnya merah-merah entah karena apa aku juga gak ngerti, tapi kata orang gabaken..hhmm..bhs indonesia gabaken apa yaa..?..hehe.. Ternyata bener setelah anakku minum air kelapa hijau merah-merah di kulitnya hilang lhoo...
Saat nenekku dirawat di rumah sakit dokter juga menyarankan nenekku untuk minum air kelapa hijau.
Hhmm..jadi ingin tahu tentang "air ajaib" ini.. :)


Pohon kelapa dan buahnya mempunyai sejarah panjang di Indonesia, bahkan merupakan lambang atau pengenal kepulauan Indonesia.
Bahkan dalam mitologi Hindu dan menurut Kitab Suci Weda, kelapa merupakan "pohon surgawi." Konon, Dewa Wisnu, membawa pohon kelapa sebagai sumber kesehatan, ketenangan, panjang usia, dan kedamaian.

Kelapa hijau merupakan salah satu je…

Manfaat Buncis Untuk Kesehatan Tubuh

Suka sayur buncis? Sayur yang enak banget kalau ditumis dengan tahu ataupun dimasak sop ini ternyata mengandung zat yang banyak diperlukan untuk kesehatan tubuh, antara lain adalah Vitamin A, Vitamin B1, B2, B3, B6, B11, Vitamin C, Lemak, Protein, Kadar abu, Mangan, Molibdenum, Magnesium, Potasium, Zat besi, Fosfor, Kalsium, Tembaga, Karbohidrat, Serat kasar, dll.

Manfaat Buah Kersen

Pohon kersen mempunyai buah berwarna merah  saat matang, dengan diameter sekitar 1,5 cm. Daging buah kersen halus dan memiliki rasa manis. Dan meski telah lama dikenal sebagai pohon yang bisa tumbuh liar di mana saja, kersen rupanya menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. .

1. Antibakteri
Menurut beberapa penelitian, kersen memiliki sifat antibakteri yang sebanding dengan antibiotik standar yang biasa digunakan dalam dunia medis. Para peneliti juga menemukan adanya senyawa antibakteri yang kuat dalam buah kersen.